Posted by: elizabethfang on: February 19, 2008
Vitamin Sexual : When Sex Needs Vitamin
By : Elizabeth Fang
Jika dihadapkan pada sebuah pilihan, antara seks dan makanan, manakah yang akan Anda pilih? Kebanyakan orang beranggapan bahwa seks adalah kebutuhan dan vitamin adalah makanan. Keduanya adalah pola yang berbeda. Padahal, tidaklah demikian….
Joe (34), seorang pengusaha muda beranggapan bahwa bahwa seks adalah kebutuhan yang masih dapat dikendalikan. Andy (32), seorang peneliti muda yang sedang menanjak namanya beranggapan sebaliknya, seks dapat dikendalikan apabila makanan kita juga dikendalikan. Bila makanan yang dikonsumsi ‘berantakan’, demikian pula yang akan terjadi pada kualitas seks kita. Anda bahkan tidak akan mengetahuinya, karena ukuran seks yang baik menurut sebagian besar orang adalah kuantitas, seberapa cepat gairah itu muncul, dan bila pasangan hamil membuktikan bahwa kualitas spermanya baik. Benarkah?
Dikatakan oleh dr. Johnny Felix Gosyanto, konsultan seks dari On Clinic Indonesia, kualitas seks yang baik paling banyak dipengaruhi oleh nutrisi. Ini dapat ditunjukkan dengan mudah melalui kulit manusia, – karena seks yang sehat membuat kulit cerah dan bersinar. Andy misalnya, beberapa tahun sebelumnya, ia sering mengalami nyeri kronik dan depresi akibat beban pekerjaan dan makanan yang tidak teratur serta tidak sehat. Padahal, menurut Andy, rutinitas hubungan seksnya cukup. Sewaktu mengambil cuti panjang setelah menyelesaikan penelitiannya, Andy mulai makan lebih teratur dan ia merasakan nyeri kroniknya perlahan mulai menghilang.
Sewaktu mulai bekerja lagi, Andy mempertahankan beberapa kebiasaannya selama berlibur. Hasilnya, ia merasa meski jadwalnya padat, pola makannya tidak teratur, namun nyeri kroniknya tak pernah lagi muncul. Rahasianya, menurut Andy adalah kualitas makanan bukan kuantitas. Lebih jauh lagi, dr Johnny mengatakan, rahasia utama seks adalah nutrisi dalam makanan yang kita makan. Ini bukan berarti kita harus mengonsumsi makanan organik atau menganut pola diet tertentu. Melainkan mengonsumsi makanan yang kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Misalnya, Anda tidak perlu mengonsumsi vitamin C dari suplemen bila porsi makan buah-buahan sudah mencukupi.
Dengan memperoleh gizi yang sehat melalui makanan, tubuh kita akan pula menjadi sehat. Dengan tubuh yang sehat, maka sirkulasi darah dalam tubuh akan teralir dengan lancar ke seluruh bagian tubuh termasuk ke otak. Sehingga, kita akan lebih cepat menerima rangsangan, termasuk rangsangan seksual. Namun keberadaan makanan seringkali tergeser oleh suplemen yang tidak selalu dibutuhkan oelh tubuh. Penelitian Benton D, Haller J, dan Fordy J dari Department of Psychology, University College Swansea, di Inggris menunjukkan bahwa terlalu sering mengonsumsi suplemen vitamin dapat mempengaruhi mood. Artinya, konsumsi suplemen yang berlebihan bisa jadi malah mengganggu mood Anda. Dr Gunter Blobel peraih nobel tahun 1999 menyatakan bahwa tubuh lebih membutuhkan vitamin dari makanan.
Zat Pengendali Gairah
Dalam penelitian yang sama, Dr Brody juga menggali kaitan antara vitamin dan kemampuan seksual. Komponen utamanya adalah gabungan dari vitamin E dan vitamin C. Bahkan, belakangan ini kita dapat sering menemukan iklan produk yang menjanjikan kehidupan seks yang lebih baik, terutama bagi kaum adam. Dan, komponen utama yang paling sering ditemui dalam produk-produk tersebut adalah vitamin E. Dalam sebuah penelitian random, kebanyakan pria yang mengonsumsi vitamin E setidaknya sekali seminggu merasakan lebih banyak energi seksual, lebih berat, ereksi yang lebih lama, lebih sensitif terhadap rangsangan, libido yang lebih kuat, dan frekuensi orgasme yang lebih kuat.
Rahasianya, kata dr Johnny, terdapat dalam vitamin E yang kita makan melalui salad sayur dan buah, atau cap cay, misalnya. Bagi kaum wanita, kenikmatan kedua contoh makanan tersebut tidak hanya dirasakan oleh organ pencernaan, tetapi juga mampu meningkatkan gairah seksual dan sensitifikasi yang lebih kuat, lubrikasi yang lebih baik, dan klimaks yang lebih intens.
Namun secara umum, dikatakan oleh dr. Samuel Oetoro SpGK, ahli gizi dari Semanggi Specialist Clinic Jakarta, konsumsi vitamin E yang seimbang akan menghindarkan pelepasan radikal bebas ketika tubuh merespon stres, dan mengurangi risiko penyebab kanker terutama prostat pada kaum pria. Baru-baru ini, sebuah vitamin yang disebut tocopherols dan tocotrienols, gabungan antara kedelapan komponen dari vitamin E yang dipadukan dengan vitamin C. Alpha-tocopherol adalah bentuk umum vitamin E yang paling sering ditemukan dalam tubuh dan berfungsi sebagai vitamin seksual. Namun agar aktif berfungsi, kedelapan bentuk ini harus ditambah dengan vitamin C. Namun seberapa banyak vit E boleh dikonsumsi?
Menurut American Journal of Clinical Nutrition, jumlahnya sebaiknya tidak lebih dari 2000 IU perhari. Dr Gunter menjabarkan beberapa jenis vitamin lain yang memberikan bonus berupa improvisasi kehidupan dan kemampuan seksual. Vitamin A, misalnya. Zat ini yang sangat penting untuk reproduksi normal. Bila Anda mengalami atrophy pada testikel pria dan ovarium pada wanita, menurunnya hormon seks, seperti cairan mani yang lebih kering, dan kulit yang kusam, bisa jadi Anda mengalami kekurangan vitamin A. Dr Samuel menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung ikan, telur, keju, yoghurt, sayuran berwarna hijau, dan buah-buahan berwarna kuning.
Stres kerja yang berkepanjangan seringkali ditunjukkan dengan konstipasi dan jantung berdebar kencang. Ini salah satu pertanda adanya defisiensi vitamin B1 yang dampaknya dapat menurunkan tingkat energi dan mengurangi kendali seksual. Biasanya, gejala ini ditemani oleh masalah pada tulang belakang dan kulit berkerut serta kusam yang menandakan adanya kekurangan vitamin B3. Gairah seksual mengalami akibat karena vitamin ini meningkatkan aliran darah ke seluruh pembuluh, termasuk ke otak.
Keduanya, dikatakan dr. Samuel, dapat diatasi dan dicegah dengan mengonsumsi kacang-kacangan, asparagus, nanas, gandum, nasi merah, daging ayam, ikan, brokoli, dan yoghurt. Menu makanan yang banyak mencakup kandungan ini misalnya adalah daging ayam goreng cah asam manis yang ditaburi potongan nanas. Hmmm, yummy…
Pada jaman dahulu (dan hingga sekarang) orang Eropa gemar mengonsumsi seafood dan kacang-kacangan sebagai menu makan malam. Mungkin saja, mereka tidak menyadari bahwa kedua jenis makanan tersebut ternyata banyak mengandung fosfor dan mineral yang dapat meningkatkan gairah seksual dan rangsangan. Dalam bukunya yang berjudul Sexual Solution, Michael Castleman menyampaikan bahwa zinc atau zat besi mempengaruhi kelenjar prostat dan sperma lebih tinggi dari lapisan tubuh lainnya. Kekurangan zat ini terkait dengan sejumlah masalah seksual seperti sperma yang abnormal, penyakit prostat, mempengaruhi produksi testosterone, dan juga kekeringan pada lubrikasi vagina. Bila Anda adalah pengonsumsi alkohol, rokok, dan seringkali mengalami stres yang tinggi, mungkin Anda perlu meningkatkan konsumsi zat ini melalui kacang-kacangan, telur, daging sapi, daging ayam, seafood (terutama kerang).
Makanan dan seks adalah dua aktifitas yang ternyata sama pentingnya. Makan banyak dapat mempengaruhi kehidupan seksual, juga dapat digunakan sebagai bagian dari pengalaman yang romantis bersama pasangan. Seperti kutipan bijak dari novelis Prancis yang terkenal, Honore de Balzac: “Every night should have its own menu.”
Memilih Suplemen yang tepat untuk tubuh
1. Perhatikan legalisasi keamanan yang terdapat pada label. Misalnya, USP (United States Pharmacopoeia) atau BP (British Pharmacopoeia). Ini berarti jenis vitamin yang terdapat di dalamnya berkualitas tinggi.
2. Perhatikan label “chelate” atau “chelated” pada suplemen mineral. Ini menandakan kaandungan tingkat protein guna mendukung kerja sel-sel dan darah.
3. Carilah formula yang mengandung enzim yang berguna untuk menekan molekul protein yang bekerja dalam lambung.
4. Pilihlah vitamin yang berasal dari sari makanan (food base).
5. Belilah suplemen di toko obat atau apotik yang telah terpercaya untuk menghindari memperoleh suplemen yang palsu.
Published in Male Emporium (ME) Asia Magazine, January 2008
sex adalah mncicipi surga pada saat kita masih hidup di dunia. tanpa sex hiudp bisa kacau.
March 18, 2008 at 3:06 am
Good Articles… later