Elizabeth Fang

Up Close And Personal With Jaymee Ong

Jaymee Ong

Jaymee Ong

Jaymee Ong

 

 

 

 

The Butterfly In Contender Asia

 

Namanya mungkin masih terdengar asing, tetapi bila melihat wajahnya Anda mungkin tak menyangka ia sudah muncul di berbagai media, iklan, dan acara. JaymeeOng, si gadis seribu wajah.

 

 

Sebuah e-mail masuk ke inbox saya. Isinya, profil seorang gadis cantik bernama Jaymee Ong. Saya menatapnya lama. Rasanya wajah itu tak asing. Ah, ternyata ia si pemandu acara The Contender Asia yang sedang digemari di berbagai negara.

 

The Contender Asia adalah versi Asia yang unik dari program yang pernah mendapatkan dua nominasi Emmy Award, The Contender, yang telah memukau penonton AXN saat pertama kali hadir di layar kaca pada tahun 2005. Versi Amerikanya digagas oleh raja reality show, Mark Burnett. Di Asia, program ini dirancang oleh Riaz Mehta, yang banyak memproduseri beragam reality show ternama di Singapura.

 

Keunikan program seri Asia ini adalah seni beladiri Muay Thai-nya; dikenal juga dengan nama ”Seni Delapan Anggota Tubuh”, olahraga ini melibatkan penggunaan tangan, siku, lutut, dan kaki, untuk memukul KO lawan. Para ’petarung’nya disebut dengan The Contender. Dan selama satu musim pertandingan, bukan hanya  para Contendernya saja yang memikat hati para penonton, tetapi juga sang presenter, si Stephan Fox dan Jaymee Ong.

 

Dalam rangka promo tur memasuki musim kedua program ini, ME Asia menjadi satu-satunya majalah Indonesia yang pertama kali mendapat kesempatan untuk berbincang dengan sang presenter cantik (dan seksi) ini di Singapura.

 

Wajahnya yang menyiratkan perpaduan Asia dengan sentuhan Barat tak hanya memancarkan keanggunan yang berkelas. Dalam perjumpaan pertama ini, Jaymee dengan ramah menyambut kedatangan tim ME Asia.

 

Apa kabar, Jaymee?

 

Baik. Terimakasih. Bagaimana kabarmu?

 

Saya tercengang. Bukan karena tidak terbiasa ditanyakan kabarnya, teapi karena Jaymee melakukannya dengan ringan, seolah-olah kami sudah pernah bertemu sebelumnya. Rasanya memang sedikit aneh bila seorang narasumber (berlabel internasional) menanyakan kabar penanyanya terlebih dahulu tanpa menunggu pertanyaan yang akan diajukan kepadanya. Setelah menjawab pertanyaan singkatnya, saya pun mulai mengajukan pertanyaan.

 

Bagaimana ceritanya Anda bisa bergabung dengan The Contender Asia?

 

Sebenarnya saya adalah salah satu penggemar acara The Contender (versi Amerika). Saya telah menjadi host untuk banyak acara, dan salah satu impian saya adalah berada dalam The Contender. Lalu, saya mendengar bahwa The Contender ini akan dibuat dalam versi Asia. Sempat saya berharap dipilih untuk menjadi presenternya. Ternyata impian itu menjadi kenyataan. Saya benar-benar senang bisa terlibat disini.

 

Apa yang membuatmu senang bisa terlibat dalam The Contender Asia?

 

Ini program yang menarik, perpaduan antara Asia dan Barat dengan porsi yang wajar dan cara yang alami. Tim kerjanya juga kompak dan menyenangkan.

 

Bagaimana reaksi keluarga ketika tahu dirimu menjadi host The Contender Asia?

 

Mereka sangat senang sekali, terutama karena keluarga saya juga menggemari acara ini. Bahkan ibu saya nyaris tak pernah melewatkan untuk menonton pertandingan langsung ini depan ring.

 

Di sela-sela perbincangan, manajer Jaymee menceritakan dalam pertandingan final The Contender Asia, ibu Jaymee terlihat sangat bersemangat menyoraki para Contender. Jaymee kemudian menceritakan bagaimana hebohnya keluarga dan teman-temannya menonton acara tersebut.

 

Ini bukan hanya karena Anda yang menjadi host-nya kan?

 

Tentu saja bukan, hahaha… keluarga saya selalu memberi semangat pada saya dalam berkarir. Tetapi The Contender Asia memang benar-benar program yang bagus. Many people think that it’s just a game. Namun sewaktu mulai terlibat, saya lebih menyadari bahwa acara ini bukan hanya sekadar olah fisik, tetapi juga mental dan emosional.

 

Anda sendiri pernah menonton The Contender Asia di televisi?

 

Ya, kadang-kadang saya menonton acara itu di televisi juga. Rasanya aneh menonton diri sendiri di televisi. Tetapi mungkin karena saya terbiasa berada di lapangan bersama mereka, rasanya lebih seru berada di depan ring, hehehe…

 

Pengalaman menarik apa yang Anda alami selama proses The Contender Asia musim pertama berlangsung?

 

Ada banyak sekali. Saya mengalami saat-saat menyenangkan bersama para peserta. Mengetahui bahwa mereka memiliki sisi emosional yang sensitif dibalik fisik mereka, dan terutama perjalanan

 

Siapa Contender favoritmu?

Hahaha… Mereka semua favorit saya. Yod (Yodsenklai, red) itu sangat manis, Zach berpembawaan tenang namun ceria. Demikian juga dengan Contender lainnya. Kalau ada sifat yang tidak disukai, pasti ada juga kelebihannya yang membuat dia bisa disukai. Saya melihat sisi yang baik itu saja.

 

Apakah Anda bisa Muay Thai juga?

 

Ya, saya juga berlatih muay thai, tetapi bukan untuk bertarung seperti yang mereka (the contenders) lakukan. Tidak mungkin saya melakukannnya, hahahaha….. Saya berlatih hanya untuk kebugaran saja. Saya senang berolahraga, dan senang melakukan hal-hal baru yang menantang.

 

Apa yang menarik dari Muay thai ?

 

Ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga seni bela diri yang bagus untuk membentuk otot tubuh dan melatih pernapasan.

 

Seberapa sering Anda berlatih Muay thai?

 

Biasanya seminggu atau dua minggu sekali.

 

Pernah berlatih bersama para Contender juga?

 

Ya, tentu. Kadang kami berlatih beramai-ramai. Mereka banyak mengajarkan saya trik-trik baru, hahaha…

 

Memangnya ada trik dalam Muay thai?

 

Saya rasa setiap olahraga itu ada triknya. Di muay thai, saya belajar lebih banyak bagaimana mempertahankan stabilitas pernapasan, membaca gerakan lawan, atau jangan terpengaruh dengan emosi lawan. Kalau dipergunakan dengan baik, itu akan membantu memaksimalkan manfaat setiap gerakannya. Lagipula, saya kan hanya latihan saja, kok.

 

Selain muay thai, olahraga apa yang Anda sukai?

 

Saya suka banyak jenis olahraga. Mulai dari berenang, voli, rollerblade, hingga ski. Saya juga suka yoga dan dansa, mulai dari cha-cha, rumba, jive, salsa, mambo, sampai waltz. Saya pedansa yang cukup baik, hahaha…

 

Mengingat kesibukan Anda yang padat, menjelajah banyak wilayah dan negara, apa yang apa yang Anda lakukan di waktu senggang?

 

Makan dan berlatih yoga. Keduanya membantu menjaga agar pikiran saya tetap tenang.

 

Makan? Tidak takut gemuk?

 

Ya, saya bersyukur, tipikal tubuh saya tidak rewel dan harus dijaga mati-matian supaya tidak gemuk. Saya menyeimbangkan apa yang saya makan dengan olahraga, terutama yoga untuk saat ini.

 

Orang-orang mengatakan Anda seksi. Menurut Anda, bagian apakah yang seksi dari diri Anda?

 

Senyum saya, hahaha….. Hmmm, ditambah mata saya. Menurut saya, senyum dan mata adalah bagian yang tidak terpisahkan. Senyum dapat menenangkan hati yang sedang tidak tenang, dan mata tidak dapat menyimpan kebohongan.

 

Selama berkarir, pernahkah datang ke Indonesia?

 

I Love Bali! Saya menyukai dan mencintai bali. Bali selalu menjadi tujuan pertama saya saat berlibur. Tempat yang menentramkan. Kamu punya negara yang indah, lho, terutama Bali. Hmm, saya juga pernah beberapa kali datang ke jakarta, tetapi hanya untuk urusan pekerjaan.

 

Bagaimana pendapatmu mengenai pria-pria Indonesia?

 

Pria Indonesia itu ramah, tetapi saya rasa bukan hanya prianya, kok. Wanitanya juga ramah-ramah.

 

Kalau Anda sendiri, lebih memilih pria Asia atau pria Barat?

 

Buat saya sama saja. saya menyukai dan menghormati kedua tipe itu. Saya mengagumi pria Asia dengan budaya-budayanya, sedangkan pria Barat dengan keterbukaan pola pikirnya.

 

Pernah punya fantasi ’nakal’ mengenai pria?

 

Hahahaha…. Kalaupun punya, tentu saja saya tidak akna menceritakannya pada siapapun,

 

Jika Anda mendapat kesempatan untuk menjadi seorang pria dalam sehari, Anda ingin menjadi siapa dan apa yang ingin dilakukan?

 

Aduh, pertanyaan aneh, hahaha…. Siapa ya?  Mungkin George Bush. Saya ingin tahu apa yang ada di pikirannya ketika mencetuskan perang, dan jika saya bisa menjadi dirinya dalam sehari, saya mungkin akan menarik pernyataannya mengenai perang Irak.

 

Anda sudah menunjukkan bakat di dunia modelling, berakting, juga sebagai presenter. Tidak ingin mencoba menjadi penyanyi?

 

Tidak! saya suka menyanyi tetapi saya tidak pernah berpikir untuk menjadi penyanyi karena saya tahu batas kemampuan saya di bidang ini. Nyanyian saya cukup hanya di kamar mandi dan di ruang karaoke saja, hehehe….

 

Apa rencana yang hendak Anda wujudkan dalam waktu dekat ini?

 

Meluncurkan DVD yoga baru. Saya sudah berlatih yoga selama lebih dari 10 tahun, dan saya baru saja mendapatkan sertifikat yoga instructor.  Selain itu, saya juga bersiap untuk program The Contender Asia musim kedua.

Photographs by : Lawrence Ripsher Photography

 

 

Profile :

Nama                           : Jaymee Ong

Tempat/Tgl Lahir          : Australia, 21 September 1979

Filmografi                   : – Rave Fever

                                      - Gen-X Cops (1999)

-         Pearl Harbour (2001)

-         Cats & Mice

-         Dirty Deeds (2008)

 

Film Seri                     :  -   Tiramisu

-         Bel Air Diaries

 

Host / Presenter           :  - The Contender Asia (AXN Channel)

-         E Buzz (AXN Channel)

-         A Wedding Affair

-         Spa Seeker

-         Just Desserts

-         Triumph Show 2005

-         Miss Singapore Universe 2005

 

Guest Star                  :  -  Entourage

                                           -  Las Vegas

 

Endorsement              :  -   Formula 1 Sing Tel 2008

-         Singapore Grand Prix

-         Mitsubishi I-Car

-         Silkygirl cosmetics

-         Close-Up

-         World Vision Singapore Goodwill Ambassador 2007

                                     

      

                                        

1 Response to "Up Close And Personal With Jaymee Ong"

Leave a Reply


  • Mel: wah, sama banget sama dyahmega.... paling anti ntn fil horor zejak tinggal sendiri alias ng-kost. Biasanya abiz ntn fil horor yang ada kebayang2 gitu.
  • soni: sex adalah mncicipi surga pada saat kita masih hidup di dunia. tanpa sex hiudp bisa kacau.
  • Irfan: Biasa ja. Kurang mencekam ah.

Categories